Jumat, 18 Februari 2011

Metode Pembelajaran TK

  METODE PEMBELAJARAN BAGI ANAK TK

I. PENGERTIAN METODE DI TAMAN KANAK-KANAK
Pada umumnya sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai guru harus mempersiapkan program terlebih dahulu. Sebagaimana terdapat dalam Garis-garis Besar Program Kegiatan Belajar Taman Kanak-kanak. Bahwa tujuan Program Kegiatan Belajar anak TK adalah untuk membantu meletakkan dasar ke arah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta.
Tugas-tugas perkembangan masa kanak-kanak awal yang harus dijalani anak TK :
Berkembang menjadi pribadi yang mandiri
Belajar memberi berbagi dan memperoleh kasih sayang.
Belajar bergaul dengan anak lain.
Mengembangkan pengendalian diri.
Belajar bermacam-macam peran orang dalam masyarakat.
Belajar untuk mengenal tubuh masing-masing.
Belajar menguasai keterampilan motorik halus dan kasar.
Belajar mengenal lingkungan fisik dan mengendalikan.
Belajar menguasai kata-kata baru untuk memahami anak/orang lain.
Mengembangkan perasaan positif dalam berhubungan dengan lingkungan.
Guru mengembangkan kreativitas anak. Dan metode yang dipilh adalah metode yang dapat menggerakkan anak untuk meningkatkan motivasi rasa ingin tahu dan mengembangkan imajinasi.
Guru mengembangkan kemampuan bahasa anak dengan menggunakan metode yang dapat meningkatkan perkembangan kemampuan berbicara, mendengar, membaca dan menulis.
Guru mengembangkan emosi anak dengan menggunakan metode-metode yang menggerakkan anak untuk mengekspresikan perasaan yang menyenangkan.
Guru mengembangkan kemampuan motorik anak dapat dipergunakan metode yang menjamin anak tidak mengalami cidera. Untuk mengembangkan nilai dan sikap anak dapat dipergunakan metode yang memungkinkan terbentuknya kebiasaan yang didasari oleh nilai-nilai agama dan moral Pancasila.
- Pada anak usia TK tidak dapat disuruh duduk diam selama jam kegiatan.
- Anak TK mempunyai dorongan yang kuat untuk mengenal lingkungan alam sekitar dan sosial yang lebih baik.
- Rasa ingin tahu anak TK tidak terbatas pada hal-hal tersebut di atas, melainkan juga untuk menemukan jawaban sendiri.
- Untuk memperoleh informasi dan pengalaman, anak TK mempunyai dorongan yang kuat untuk menjelajahi dan meneliti lingkungannya.
- Anak TK cenderung mengekspresikan diri bila harus menanggapi sesuatu.
- Anak TK cenderung tidak dapat membedakan antara kejadian nyata dengan kejadian khayal.
Beberapa metode pengajaran di TK
Bermain
Karya wisata
Bercakap-cakap
Bercerita
Demonstrasi
Proyek
Pemberian tugas



II. METODE BERMAIN ANAK TK
1. Pengertian Bermain bagi Anak TK
Motivasi Intrinsik tingkah laku bermain dimotivasi dari dalam diri anak.
Pengaruh positif tingkah laku itu menyenangkan atau menggembirakan untuk dilakukan.
Bukan dilakukan sambil lalu, tingkah laku itu bukan dilakukan sambil lalu.
Cara/tujuan, cara bermain lebih diutamakan daripada tujuannya.
Kelenturan, bermain itu perilaku yang lentur
2. Fungsi bermain bagi anak TK.
Menirukan apa yang dilakukan oleh orang dewasa.
Untuk melakukan berbagai peran yang ada di dalam kehidupan nyata.
Untuk mencerminkan hubungan dalam keluarga dan pengalaman hidup yang nyata.
Untuk menyalurkan perasaan yang kuat seperti memukul-mukul kaleng.
Untuk melepaskan dorongan yang tidak dapat diterima.
Untuk kilas balik pesan-pesan yang biasa dilakukan.
Mencerminkan pertumbuhan.
Untuk mengembangkan sosial anak.
Beberapa fungsi bermain :
- Mempertahankan keseimbangan
Kegiatan bermain dapat membantu penyaluran kelebihan tenaga. Setelah melakukan kegiatan bermain, anak memperoleh keseimbangan antara kegiatan dengan menggunakan kekuatan tenaga dan kegiatan yang memerlukan ketenangan.
- Menghayati berbagai pengalaman yang diperoleh dari kehidupan sehari-hari
Fungsi bermain sebagai sarana untuk menghayati kehidupan sehari-hari ini berguna untuk menumbuhkan kebiasaan pada anak.
- Mengantisipasi peran yang akan dijalani di masa yang akan datang.
Meskipun anak berpura-pura memerankan seorang ibu/ayah, perawat atau sopir truk, namun sebenarnya kegiatan tersebut merupakan untuk mempersiapkan anak melaksanakan peran tersebut kelak.
- Menyempurnakan keterampilan-keterampilan yang dipelajari.
Anak TK merupakan pribadi yang sedang tumbuh. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan geraknya.
- Menyempurnakan keterampilan-keterampilan yang dipelajari.
Anak TK merupakan pribadi yang sedang tumbuh. Dengan demikian anak selalu berusaha menggunakan kekuatan tubuhnya karena hal ini sejalan dengan pertumbuhan geraknya.
- Menyempurnakan keterampilan memecahkan masalah.
Masalah yang dihadapi anak sehari-hari dapat bersifat masalah emosional sosial maupun intelektual.
- Meningkatkan keterampilan berhubungan dengan anak lain.
Melalui kegiatan bermain anak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan keterampilan bergaulnya seperti bagaimana menghindari pertentangan dengan teman.
3. Beberapa penggolongan kegiatan bermain anak TK.
a. Penggolongan kegiatan bermain sesuai dengan dimensi perkembangan
sosial anak. Gorden & Browne 1985, mengadakan penggolongan kegiatan bermain sesuai dengan dimensi perkembangan sosial anak dala bentuk :
1. Bermain secara soliter
2. Bermain secara paralel
3. Bermain asosiatif.
4. Bermain secara kooperatif.
b. Kegiatan bermain berdasarkan pada kegemaran anak yaitu bermain bebas dan spontan :
1. Bermain bebas dan spontan.
2. Bermain pura-pura.
Bermain pura-pura dapat dibedakan dalam bentuk:
- Minat pada personifikasi.
- Bermain pura-pura dengan menggunakan peralatan.
- Bermain pura-pura dalam satuan tertentu.
3. Bermain dengan cara membangun atau menyusun.
4. Bertanding atau berolahraga.

III. METODE KARYA WISATA ANAK TK
1. Pengertian Karya Wisata bagi anak TK
Karya Wisata merupakan salah satu metode melaksanakan kegiatan pengajaran di TK dengan cara mengamati dunia sesuai dengan kenyataan yang ada secara langsung yang meliputi manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan dan benda-benda lain.
Anak dapat mengetahui bahwa:
a. Setiap benda, tumbuh-tumbuhan, hewan, orang itu mempunyai sifat-sifat yang dapat dilihat dan diekspresikan.
b. Benda-benda itu dapat dibandingkan berdasarkan persamaan dan perbedaan dalam warna, bentuk dan ukurannya.
c. Benda-benda, tumbuh-tumbuhan, hewan ataupun orang dapat digolong-golongkan berdasarkan kesamaan sifat yang dimiliki ke dalam satu kelompok.
Persepsi pembauan akan membantu anak mengembangkan perbendaharaan pengetahuan dan memperluas wawasan. Anak dapat mengetahui bahwa:
a. Setiap benda itu mempunyai sifat yang dapat dicium dan dapat dideskripsikan sifat baunya.
b. Benda-benda itu dapat dibandingkan berdasarkan persamaan dan perbedaan baunya.
c. Benda-benda itu dapat digolongkan berdasarkan kesamaan bau dalam satu penggolongan.
Persepsi auditif akan membantu anak mengembangkan perbendaharaan pengetahuan dan memperluas wawasan. Anak dapat mengetahui bahwa:
a. Setiap bunyi itu mempunyai sumber suara dan dapat dideskripsikan.
b. Bunyi-bunyian itu dapat dibandingkan berdasarkan persamaan dan perbedaan suaranya.
c. Bunyi-bunyian itu dapat digolongkan berdasarkan kesamaan sifat bunyi ke dalam satu penggolongan.
2. Manfaat Karya Wisata untuk TK
Karya Wisata bagi anak TK dapat dipergunakan merangsang minat mereka terhadap sesuatu, memperluas informasi yang telah diperoleh di kelas, memberikan pengalaman mengenai kenyataan yang ada dan dapat menambah wawasan.
3. Tujuan Karya Wisata bagi anak TK
Kegiatan Karya Wisata yakni menumbuhkan minat, meningkatkan perbendaharaan, pengetahuan memperluas wawasan.
4. Beberapa Sasaran Karya Wisata
Dunia binatang:
a. Peternakan domba, sapi, kuda, kelinci, ayam, bebek.
b. Perikanan, udang, bandeng, lele, mujair.
c. Kebun binatang
d. Akuarium
e. Taman burung
f. Museum binatang dan burung.
Dunia Tanaman:
a. Perkebunan; kebun sayur, kebun buah-buahan, sawah dan sebagainya.
b. Kebun raya yang ditanami bermacam-macam pohon-pohonan perdu dan rumput.
c. Taman kota
d. Taman bunga: mawar, melati, anggrek, aster, gladiol dan lain-lain.
e. Hutan wisata
f. Daerah pertanian
Dunia kerja:
a. Pekerjaan guru
b. Pekerjaan dokter
c. Pekerjaan polisi
d. Pekerjaan tukang pos
e. Pekerjaan tukang sayur/buah
f. Pemupuk, penyanyi, penari, pemain sandiwara.
g. Pedagang dan lain-lain.
Kehidupan manusia:
a. Kehidupan di kota
b. Kehidupan di desa
c. Kehidupan di pesisir (pantai)
d. Kehidupan di pegunungan

IV. METODE BERCAKAP-CAKAP
1. Pengertian metode bercakap-cakap bagi anak TK.
Arti metode bercakap-cakap.
a. Saling mengomunikasikan pikiran, perasaan dan kebutuhan secara verbal.
b. Mewujudkan kemampuan bahasa reseptif dan bahasa eksresif.
Hal-hal yang harus dilakukan:
1. Mengukur pemahaman yang didengarnya secara pasti.
2. Bila mengetahui bahwa pesan yang disampaikan itu tidak jelas, ia dapat memberitahukan kepada si pembaca.
3. Ia dapat menentukan informasi tambahan yang dibutuhkan agar dapat menerima pesan tersebut.


2. Manfaat kegiatan Bercakap-cakap bagi anak TK
Bercakap-cakap diperlukan kemampuan berbahasa, baik secara reseptif maupun ekspresif.
3. Tujuan Kegiatan Bercakap-cakap bagi anak TK
Dalam kegiatan belajar dengan menggunakan metode bercakap-cakap yakni keberanian mengaktualisasi diri dengan bahasa ekspresif, menyatakan apa yang dilakukan sendiri atau orang lain.
4. Tema/Topik Kegiatan Bercakap-cakap bagi anak TK
Untuk menggunakan metode bercakap-cakap antara lain:
- Tema binatang
- Tema bulan, bintang, matahari
- Tema makanan dan minuman
- Tema keluargaku
- Tema pekerjaan
- Tema kendaraan
5. Rancangan Kegiatan Bercakap-cakap bagi anak TK
a. Rancangan persiapan guru
b. Rancangan pelaksanaan kegiatan bercakap-cakap
c. Rancangan penilaian kegiatan bercakap-cakap
6. Pelaksanaan Kegiatan Bercakap-cakap bagi anak TK
Langkah-langkah Kegiatan Bercakap-cakap:
a. Kegiatan pra pengembangan
b. Kegiatan pengembangan
c. Kegiatan penutup
7. Penilaian Kegiatan Bercakap-cakap bagi anak TK
Penilaian yang dilakukan guru merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan belajar dengan menggunakan metode bercakap-cakap.

V. KELEBIHAN DAN KELEMAHAN PENDIDIKAN DI TAMAN KANAK-KANAK
Guru sebagai pendidik di sekolah yang secara langsung maupun tidak langsung mendapat tugas dari orang tua atau masyarakat untuk melaksanakan pendidikan. Anak didik adalah subyek utamanya. Anak membutuhkan pertolongan dan bimbingan, naik jasmani maupun rohani.
Kelebihan dan Kelemahannya
Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) yang sudah maju semuanya lengkap (tersedia): peralatannya lengkap, alat bermainnya banyak, juga gedungnya sudah memenuhi syarat untuk melaksanakan KBK. Masalah danapun tidak terhambat, semuanya berjalan lancar. Tapi kalau TK yang tidak maju, peralatannya kurang, alat bermainnya sedikit, gedungnya belum rapi (tidak memenuhi syarat). Memang semua itu membutuhkan dana. Dananya tergantung pada orang tua anak didik dan masyarakat. Walaupun begitu kita sebagai guru harus mendukung terhadap anak didik. Sebagai guru harus yang efektif seperti yang diharapkan oleh orang tua dan masyarakat. Karakteristik guru yang efektif adalah sabar, ramah, hangat, tegas dan adil. Pendidikan di TK perlu ditingkatkan, terutama alat permainannya, karena di TK adalah belajar sambil bermain.

1 komentar:

  1. follow back my blog http://nhae2.blogspot.com

    BalasHapus